Beberapa jenis teknologi AI tersebut di antaranya adalah:

Ada beberapa AI yang dibangun dengan tingkat kemampuan berbeda, seperti:
Narrow AI juga dikenal dengan weak AI merupakan jenis AI yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu yang sifatnya spesifik. Teknologi AI ini punya satu kemampuan kognitif yang bisa diandalkan. Hanya saja, narrow AI tidak mempunyai kemampuan untuk belajar secara mandiri.
Berikutnya, ada AGI atau yang biasa pula dikenal sebagai general AI atau strong AI. Teknologi AI ini punya kemampuan untuk belajar, berpikir, serta melakukan berbagai tindakan layaknya manusia. Perancangannya bertujuan untuk menciptakan mesin yang bisa melakukan berbagai tugas dan membantu pekerjaan sehari-hari..
Ada pula Artificial Superintelligence (ASI) atau super AI. Keberadaannya masih dalam ranah science fiction yang digambarkan mempunyai tingkat kesadaran sendiri dan punya pengetahuan tinggi melebihi kemampuan manusia. Teknologi inilah yang digambarkan dalam berbagai film, termasuk Terminator, sebagai teknologi yang bakal mendominasi manusia.

Selanjutnya, kamu juga dapat mengenal jenis-jenis AI berdasarkan fungsinya, seperti:
Sesuai dengan namanya, teknologi AI ini memiliki kemampuan untuk merespon secara cepat. Mereka dirancang untuk bisa belajar dari pengalaman terdahulu dan memperbaiki kinerjanya. Hanya saja, teknologi reactive machine AI tidak dilengkapi dengan kemampuan menyimpan data.
Berikutnya ada limited memory AI yang memiliki kemampuan dalam melakukan penyimpanan data dan menggunakannya untuk melakukan prediksi. Kemampuan ini memungkinkan limited memory AI untuk membangun short-term knowledge base dan menjalankan berbagai tugas dengan berdasarkan pengetahuan tersebut.
Dalam perancangannya, limited memory AI memanfaatkan teknologi deep learning yang dirancang mirip dengan neuron dalam otak manusia. Sistem kerja tersebut memungkinkan limited memory AI untuk menyerap data dan menggunakannya sebagai bahan pembelajaran.
Ada pula theory of mind yang merupakan konsep AI dengan kemampuan dalam memahami aspek emosional manusia. Teknologi ini masih dalam tahapan konsep dan masih belum terwujud. Meski memberikan potensi berbagai manfaat, keberadaannya juga bisa menimbulkan bencana. Apalagi, kemampuan dalam memahami aspek emosional dapat menimbulkan kesalahan penafsiran.
Selanjutnya, ada teknologi AI yang memiliki tingkat kesadaran sendiri, dikenal sebagai self-aware AI. Teknologi AI ini memiliki tahapan yang lebih canggih dibandingkan theory of mind.

Terakhir, kamu bisa menemukan klasifikasi AI berdasarkan teknologi yang dipakai dalam perancangannya, yakni:
Teknologi AI ini mempunyai kemampuan untuk belajar secara mandiri. Kemampuan tersebut tercipta lewat adanya akses dan pemanfaatan data.
Teknologi deep learning tercipta lewat adanya beberapa lapisan neural network. Pemanfaatannya kerap dilakukan untuk pemrosesan data dalam jumlah besar, pengenalan suara, maupun image recognition.
Ada pula teknologi NLP, yang perancangannya bertujuan untuk memungkinkan mesin dalam memahami serta menginterpretasikan bahasa manusia.
AI dalam teknologi robotik melibatkan penggunaan hardware serta sistem sensor.
Teknologi AI computer vision bekerja layaknya mata manusia bagi mesin. Lewat teknologi ini, mesin mempunyai kemampuan dalam mengenali setiap objek yang tertangkap dalam kamera.
Terakhir, ada teknologi AI expert systems. Teknologi ini mempunyai kemampuan dalam menjawab pertanyaan dan sekaligus menyelesaikan permasalahan secara spesifik dalam bidang tertentu.